Jumat, 09 November 2012

0000

Aku terlalu memaksa, seperti kata itu. Jika ingin, haruslah terlaksana, seperti kata itu juga. Lalu jika itu tidak terjadi, aku kecawa. Lalu aku akan menutup pintu dan menangis.

Aku terlalu berlebihan, dan terlalu menggangap remeh. lalu aku juga suka membuat rumit hal yang mudah, seperti kata itu.
Pikiran memang bisa begitu, masalahnya bukan pikiran yang menyuruhku, tapi hati. Andai hatiku bisa lebih simpel dan tidak menuntut. Andai ia selalu bisa menerima kekecewaan lalu melupakannya. Andai ia tidak menyimpan marah dan sedih, mungkin akan baik2 saja sekarang. Masalahnya, jika tidak merasa seperti itu, hatiku pasti sudah beku. Mati di tengah gumpalan es yang tidak merasa.

Dan, aku pasti disalahkan. Ya, aku yang salah. Mengapa aku bisa punya hati yang seperti itu.
Lalu, jika diselidik, mungkin ada orang yang punya hati yang lebih baik dari hati ku. Aku akan membiarkan semuanya berlalu,  seperti hujan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar